FAO: Harga Minyak Nabati Melonjak 5,9% di Tengah Ketegangan Hormuz

CryptoFrontier

Harga Pangan Global Naik untuk Bulan Ketiga Berturut-turut

Harga pangan dunia naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada April 2026, didorong lonjakan hampir 6% pada minyak nabati akibat biaya minyak mentah yang terus meningkat serta permintaan biofuel yang menekan pasar minyak goreng, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO). Indeks harga FAO naik 1,6% dari Maret dan 2% lebih tinggi dibanding setahun sebelumnya, dengan lembaga itu menunjuk pada biaya energi yang lebih tinggi terkait kebuntuan di Selat Hormuz.

Minyak Nabati Mencapai Level Tertinggi Sejak Juli 2022

Minyak nabati mencatat kenaikan paling tajam di antara komoditas yang dipantau FAO, naik 5,9% secara bulanan menjadi level tertinggi sejak Juli 2022. Minyak sawit, kedelai, dan kanola banyak digunakan di sistem pangan, namun kian dialihkan untuk produksi biodiesel karena harga minyak mentah tetap tinggi.

Gangguan Hormuz Mengancam Pasokan Pupuk

Gangguan pengiriman di kawasan Hormuz sangat berpengaruh bagi pertanian karena Teluk merupakan pemasok utama nutrisi tanaman. Kawasan ini menyediakan sepertiga dari urea global dan hingga 30% amonia, komponen kunci pupuk nitrogen yang digunakan untuk menanam gandum, jagung, dan beras.

FAO sebelumnya telah memperingatkan bahwa guncangan pasokan pangan dapat menyebar ke dunia berkembang jika gangguan di Teluk berlangsung lebih dari tiga bulan. Namun, badan yang berbasis di Roma itu mengatakan sistem agro-pangan global sejauh ini menunjukkan ketahanan karena stok yang relatif kuat dan pasokan yang memadai dari musim-musim sebelumnya.

Harga Sereal, Jagung, dan Daging Naik

Harga sereal naik 0,8% pada April, dengan gandum ditopang kekhawatiran atas kekeringan di AS, ekspektasi curah hujan di Australia yang di bawah rata-rata, serta pengurangan penanaman karena petani beralih dari tanaman yang intensif pupuk di tengah biaya input yang tinggi akibat perang Iran.

Harga jagung meningkat 0,7% karena pasokan musiman yang lebih ketat, kekhawatiran cuaca di Brasil dan AS, serta permintaan etanol yang lebih kuat yang terkait harga minyak mentah yang lebih tinggi.

Harga daging mencapai rekor tertinggi, naik 1,2% dari Maret dan 6,4% secara year-on-year.

Harga Gula dan Produk Susu Turun

Harga gula turun 4,7% berdasarkan ekspektasi pasokan melimpah dan prospek produksi yang membaik di China dan Thailand, sementara harga susu turun 1,1% karena ketersediaan susu UE yang melimpah dan produksi akhir musim yang kuat di Oseania.

Ekonom FAO: Minyak Nabati Menghadapi Tekanan Terkuat

“Di tengah gangguan yang terkait krisis di Selat Hormuz, sistem agro-pangan global terus menunjukkan ketahanan,” kata ekonom utama FAO Máximo Torero.

“Hingga saat ini, harga sereal hanya meningkat secara moderat, didukung oleh stok yang relatif kuat dan pasokan yang memadai dari musim-musim sebelumnya,” tambah Torero.

“Namun, minyak nabati mengalami kenaikan harga yang lebih kuat, terutama didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi, yang meningkatkan permintaan untuk biofuel dan memberi tekanan tambahan pada pasar minyak nabati.”

FAQ

Apa indeks harga FAO dan berapa kenaikannya pada April 2026? Indeks harga FAO melacak harga komoditas pangan global di berbagai kategori. Pada April 2026, indeks naik 1,6% dari Maret dan 2% lebih tinggi dibanding setahun sebelumnya, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian PBB.

Mengapa harga minyak nabati naik begitu tajam? Harga minyak nabati naik 5,9% secara bulanan pada April, didorong biaya minyak mentah yang lebih tinggi dan meningkatnya permintaan biofuel. Minyak sawit, kedelai, dan kanola dialihkan ke produksi biodiesel karena harga minyak mentah tetap tinggi, menurut FAO.

Berapa lama guncangan pasokan pangan bisa berlangsung jika gangguan Hormuz berlanjut? FAO memperingatkan bahwa guncangan pasokan pangan dapat menyebar ke dunia berkembang jika gangguan di Teluk berlangsung lebih dari tiga bulan, karena kawasan ini memasok sepertiga urea global dan hingga 30% amonia yang digunakan dalam pupuk nitrogen.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
DaoDoorKeepervip
· 5jam yang lalu
Harga minyak naik, minyak nabati naik, akhirnya yang membayar tetap orang biasa
Lihat AsliBalas0
TheSkyInsideTheMirroredSpherevip
· 5jam yang lalu
Bulan ketiga berturut-turut mengalami kenaikan, tekanan rantai pasokan + efek samping transisi energi, tekanan ganda
Lihat AsliBalas0
MountainShadowsBeforeTheStormvip
· 5jam yang lalu
FAO data ini keluar, logika peningkatan permintaan biofuel cukup menarik, batas antara energi dan pangan semakin kabur
Lihat AsliBalas0